![]() |
Dahulu gw bisa ngirim uang ke orang tua di saat hanya
sekadar bekerja. Tapi setelah gw masuk kuliah, beban biaya yang cukup berat
membuatku harus mengutamakannya. Tapi tak apa, setidaknya gw
sudah berusaha meringankan beban kedua orang tua untuk studi ini.
Alhamdulillah oktober 2014 gw keterima bekerja di salah satu CV di Baturaja dengan
penghasilan yang lumayan (bagi aku) dan sangat sangat membantu kondisi ekonomi gw
yang pas-pasan. Di samping gw harus bayar kuliah, gw juga harus bayar kredit
motor, dan yang pastinya biaya untuk hidup sehari-hari. Untung aja kos-an gw
udah dibayar lunas sama orang tua. Kalo harus bayar listrik sama air per bulan
bisa ludes dan kacau isi kantong gw, udah gak kelihatan lagi jejaknya. Hahahha :D
Okeeey, sekarang gw udah duduk di semester empat. Cukup
rasanya bagi gw tentang bagaimana mengatur keuangan supaya bisa bertahan dengan
ekonomi yang pas-pasan. Gw pengen bagi-bagi tips buat kalian yang juga
berstatus sebagai mahasiswa kos supaya bisa mengatur keuangan dengan baik, baik
bagi kalian yang juga punya penghasilan tambahan maupun yang hanya
menunggu jatah kiriman dari orang tua. Berikut tiga poin penting yang mesti kalian semua pegang:
Penuhi semua
kebutuhan utama
Hal pertama yang penting untuk kalian prioritaskan ketika mendapat gaji atau kiriman uang adalah
memenuhi semua kebutuhan utama, entah itu biaya makan, bayaran kuliah, kredit
kendaraan, ataupun kebutuhan lain-lainnya yang tidak dapat ditunda. Ingat,
kebutuhan utama adalah kebutuhan yang tidak boleh diabaikan, jadi silakan kalian catat apa saja kebutuhan pokok yang sangat penting untuk dipenuhi. Walaupun kantong sudah menipis tapi kalo semua kebutuhan
utama telah terpenuhi akan terasa lega.
Sisihkan untuk
menabung
Biasanya orang tua yang ngasih jatah per bulan akan melebihi
budget atau anggaran supaya kita punya pegangan duit sekaligus jajan lebih. Hehhehe :D. Nah, di sini
kaliam semua bisa nabung sedikit demi sedikit sisa dari jatah tersebut. Begitu juga
bagi kamu yang punya penghasilan sendiri, bisa menabungkan sisa dari gaji yang diperoleh. Budaya menabung memang kerap kita prioritaskan sejak kecil supaya bisa
beli keinginan di masa depan. Namun, selagi masih berstatus sebagai mahasiswa
kos tabungan lebih memungkinkan untuk dana darurat yang sewaktu-waktu pasti
kita butuhkan, seperti buat tugas kuliah, kendaraan pecah ban, jatuh sakit, dan
lain-lain.
Hindari hal-hal yang bersifat
pemborosan
Terkadang kita merasa gengsi dengan teman-teman yang punya
segalanya, entah itu gadget atau fashion. Namun di sini kaliam semua sebagai
mahasiswa kos yang jauh dari orang tua harus sadar dan sabar supaya bisa
mengendalikan diri. Saat kalian masih diberi jatah dengan uang yang pas-pasan,
harus bisa menahan diri dan menghindari sifat boros. Mereka yang dekat dengan orang tua tentunya
memiliki keamanan yang berbeda dalam masalah keuangan. Mereka bisa langsung
minta ke orang tua dalam waktu 5 menit, nah kita yang jauh tentunya gak mungkin
doooonk. Maka dari itu, harus bisa menghindari hal-hal yang bersifat
pemborosan, termasuk juga sering makan di luar, jalan-jalan, karaoke, nonton,
belanja, dan lain sebagainya.
Gw tulis tips ini berdasarkan pengalaman pribadi sendiri.
Gw pengen bisa kuliah dengan tidak terlalu memberatkan kedua orang tua. Gak apa
gw susah seperti sekarang ini yang penting bisa capai cita-cita dan bahagia'in
keluarga terutama ibu bapak. Kita harus punya komitmen guys
termasuk juga dalam mengatur masalah keuangan karena tujuan kita kuliah bukan
untuk pamer atau berfashion melainkan untuk mengejar cita-cita dan mendapatkan
masa depan yang cerah. Salam sukses, semoga dengan perjuangan yang keras
dan bersungguh-sungguh kita semua bisa mencapai segala keinginan di masa
depan. Amin amin amin ya robbal'alamin.
