Selasa, 09 Februari 2016

Cerdas Mengatur Keuangan Ala Mahasiswa Kos


Status sebagai anak kos sudah gw mulai sejak duduk di kelas 1 SMA tahun 2010, Baturaja Sumatera selatan, Indonesia. Kondisi di mana jauh dari orang tua dengan keuangan yang pas-pasan dan jatah kiriman yang dikirim dalam waktu tidak menentu, membuatku harus bisa berhemat sehemat-hemat mungkin supaya bisa bertahan melanjutkan hidup dan studi di kota orang. Apalagi di bangku SMA gw belum bisa nyari duit sendiri sebagai penghasilan tambahan untuk beli ini itu. Hal ini kian mengujiku untuk harus benar-benar hemat supaya tetap bisa pegang uang sampai dapat kiriman lagi. Alhamdulillah tahun 2013 gw lulus sekolah dan cari sedikit pengalaman kerja sembari menabung untuk daftar kuliah. Tahun 2014 akhirnya berhasil melanjutkan pendidikan ke sekolah tinggi dengan jurusan Ekonomi Manajemen di salah satu universitas ternama di kota kecil ini.
Dahulu gw bisa ngirim uang ke orang tua di saat hanya sekadar bekerja. Tapi setelah gw masuk kuliah, beban biaya yang cukup berat membuatku harus mengutamakannya. Tapi tak apa, setidaknya gw sudah berusaha meringankan beban kedua orang tua untuk studi ini. Alhamdulillah oktober 2014 gw keterima bekerja di salah satu CV di Baturaja dengan penghasilan yang lumayan (bagi aku) dan sangat sangat membantu kondisi ekonomi gw yang pas-pasan. Di samping gw harus bayar kuliah, gw juga harus bayar kredit motor, dan yang pastinya biaya untuk hidup sehari-hari. Untung aja kos-an gw udah dibayar lunas sama orang tua. Kalo harus bayar listrik sama air per bulan bisa ludes dan kacau isi kantong gw, udah gak kelihatan lagi jejaknya. Hahahha :D

Okeeey, sekarang gw udah duduk di semester empat. Cukup rasanya bagi gw tentang bagaimana mengatur keuangan supaya bisa bertahan dengan ekonomi yang pas-pasan. Gw pengen bagi-bagi tips buat kalian yang juga berstatus sebagai mahasiswa kos supaya bisa mengatur keuangan dengan baik, baik bagi kalian yang juga punya penghasilan tambahan maupun yang hanya menunggu jatah kiriman dari orang tua. Berikut tiga poin penting yang mesti kalian semua pegang:

Penuhi semua kebutuhan utama

Hal pertama yang penting untuk kalian prioritaskan ketika mendapat gaji atau kiriman uang adalah memenuhi semua kebutuhan utama, entah itu biaya makan, bayaran kuliah, kredit kendaraan, ataupun kebutuhan lain-lainnya yang tidak dapat ditunda. Ingat, kebutuhan utama adalah kebutuhan yang tidak boleh diabaikan, jadi silakan kalian catat apa saja kebutuhan pokok yang sangat penting untuk dipenuhi. Walaupun kantong sudah menipis tapi kalo semua kebutuhan utama telah terpenuhi akan terasa lega.

Sisihkan untuk menabung

Biasanya orang tua yang ngasih jatah per bulan akan melebihi budget atau anggaran supaya kita punya pegangan duit sekaligus jajan lebih. Hehhehe :D. Nah, di sini kaliam semua bisa nabung sedikit demi sedikit sisa dari jatah tersebut. Begitu juga bagi kamu yang punya penghasilan sendiri, bisa menabungkan sisa dari gaji yang diperoleh. Budaya menabung memang kerap kita prioritaskan sejak kecil supaya bisa beli keinginan di masa depan. Namun, selagi masih berstatus sebagai mahasiswa kos tabungan lebih memungkinkan untuk dana darurat yang sewaktu-waktu pasti kita butuhkan, seperti buat tugas kuliah, kendaraan pecah ban, jatuh sakit, dan lain-lain.

Hindari hal-hal yang bersifat pemborosan

Terkadang kita merasa gengsi dengan teman-teman yang punya segalanya, entah itu gadget atau fashion. Namun di sini kaliam semua sebagai mahasiswa kos yang jauh dari orang tua harus sadar dan sabar supaya bisa mengendalikan diri. Saat kalian masih diberi jatah dengan uang yang pas-pasan, harus bisa menahan diri dan menghindari sifat boros. Mereka yang dekat dengan orang tua tentunya memiliki keamanan yang berbeda dalam masalah keuangan. Mereka bisa langsung minta ke orang tua dalam waktu 5 menit, nah kita yang jauh tentunya gak mungkin doooonk. Maka dari itu, harus bisa menghindari hal-hal yang bersifat pemborosan, termasuk juga sering makan di luar, jalan-jalan, karaoke, nonton, belanja, dan lain sebagainya.

Gw tulis tips ini berdasarkan pengalaman pribadi sendiri. Gw pengen bisa kuliah dengan tidak terlalu memberatkan kedua orang tua. Gak apa gw susah seperti sekarang ini yang penting bisa capai cita-cita dan bahagia'in keluarga terutama ibu bapak. Kita harus punya komitmen guys termasuk juga dalam mengatur masalah keuangan karena tujuan kita kuliah bukan untuk pamer atau berfashion melainkan untuk mengejar cita-cita dan mendapatkan masa depan yang cerah. Salam sukses, semoga dengan perjuangan yang keras dan bersungguh-sungguh kita semua bisa mencapai segala keinginan di masa depan. Amin amin amin ya robbal'alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar